Blogroll

KUMPULKAN TULISAN CERITA RAKYAT, LEGENDA DAN PERMAINAN TRADISIONAL DIDESAMU

Dalam rangka penyusunan kurikulum Muatan Lokal Budaya Daerah Tebo, kami mengajak Bapak/Ibu/Sdr untuk menuliskan cerita rakyat dan permainan tradisional anak-anak untuk wilayah dalam Kabupaten Tebo.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas bercerita di kalangan masyarakat dalam rangka melindungi kekayaan budaya yang diintegrasikan dalam materi pelajaran Muatan Lokal Budaya Daerah Tebo jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di wilayah Kabupaten Tebo.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terdokumentasi cerita rakyat dan permainan tradisional daerah Tebo dan tertanam nilai-nilai budaya sehingga nilai-nilai tersebut teraplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Kategori cerita rakyat adalah mitos, dongeng maupun legenda serta kisah terjadinya nama desa di wilayah dalam Kabupaten Tebo. Sementara permainan tradisional merupakan permainan tradisional anak-anak yang berkembang dan dimainkan di Kabupaten Tebo.

Ketentuan Umum :
  1. Naskah cerita dan permainan tradiosional merupakan penulisan kembali karya orisinal perorangan yang belum pernah dipublikasikan dan bersumber pada cerita rakyat di wilayah dalam Kabupaten Tebo.
  2. Cerita rakyat dan permainan tradisional yang ditulis kembali diharapkan diambil dari cerita rakyat yang selama ini belum banyak digali.
  3. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan naskah 3 (tiga) judul.
  4. Panjang naskah terdiri atas 10–15 halaman tanpa gambar/ilustrasi.
  5. Naskah diketik di atas kertas A4, Times New Roman 12, spasi 1,5, margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 3 cm, dan bawah 3 cm.
  6. Judul cerita bebas dan sesuai dengan inti cerita dan tema lomba. Cerita tidak mengandung SARA, pornografi, dan kekerasan.
  7. Penulisan ditutup tanggal 10 Mei 2016.
  8. Naskah yang dikirim menjadi milik Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tebo serta hak cipta tetap pada pengarang.
  9. Naskah dan fotokopi KTP/Kartu Pelajar peserta dikirim dalam bentuk softcopy ke alamat email ceritarakyattebo@gmail.com dan  hardcopy ke Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tebo.

Buku K13 Revisi Terbaru, Sesuai Kompetensi Dasar

Revisi K13 dan konsekuensi perubahan Kurikulum 2013 (kurtilas) dilakukan berdasarkan masukan dari publik, para ahli dan pegiat pendidikan sehingga ada perbaikan format dan isinya pada KI dan KD.

Kepala Bidang Perbukuan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Puskurbuk Kemendikbud), Supriyatno, mengatakan "Saat ini kami sedang melakukan setting/layout buku pelajaran kurikulum 2013 (K13) edisi revisi, diharapkan pada tahun ajaran baru bulan Juli nanti dapat dipakai buku edisi revisi ini, yang akan dipakai bulan Juli itu adalah kelas 1, 4 ,7 dan 10, diharapkan buku akan selesai pada pertengahan bulan Maret 2016 karena akan dijadikan sebagai bahan pelatihan, salah satunya adalah buku ini" katanya

Dijelaskannya, secara konten tidak ada yang salah dalam buku K13. Kesalahan terdapat pada urutan, terutama buku tematik yang merupakan integrasi dari berbagai mata pelajaran.

Jadi yang berubah adalah urutannya, lanjtnya, sehingga otomatis akan berubah semuanya. Misalnya untuk pelajaran di kelas 8 sebelumnya teori pitagoras diajarkan pada semester 1, di buku edisi revisi ini diajarkan di semester 2, urutan penyajian disesuaikan dengan kompetensi dasarnya.

Buku pelajaran K13 disesuaikan dengan kompetensi dasar yang dituntut sehingga harus direvisi. Dari perubahan itu, buku yang sudah beredar di masyarakat secara konten masih tetap dapat dipakai, sehingga yang berubah dari buku K13 itu adalah penyajiannya saja. “Buku pelajaran untuk kelas 1 sampai kelas 12 berjumlah 300 judul, sedangkan kelas 1, 4, 7 dan 10 berjumlah 100 judul termasuk buku agama, untuk buku pelajaran semester 2 akan disiapkan Januari mendatang,” pungkasnya.

JUKLAK O2SN SMP TAHUN 2016

Kegiatan O2SN dapat dijadikan suatu wahana untuk pembinaan jasmani, kesehatan dan prestasi di bidang olahraga sekaligus dapat menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat siswa di bidang olahraga. Di sisi lain kegiatan O2SN dapat berfungsi sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMP, khususnya dalam bidang olahraga.
Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP merupakan kelanjutan dari kegiatan pertandingan yang sudah dikenal dan merupakan salah satu kegiatan yang sering dilaksanakan oleh sekolah. 

Kegiatan ini merupakan suatu wahana bagi siswa untuk mengimplementasikan hasil kegiatan pembelajaran dalam rangka meningkatkan kesehatan jasmani, dan daya kreativitas. Untuk itu dipandang perlu Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memprogramkan kegiatan O2SN yang diselenggarakan secara berjenjang dari sekolah hingga tingkat nasional.

Jadwal pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2016 direncanakan sebagai berikut :
1 O2SN Tingkat Sekolah April 2016 Ditentukan sekolah
2 O2SN Tingkat Kecamatan April 2016 Ditentukan kecamatan
3 O2SN Tingkat Kab/kota Mei 2016 Ditentukan kabupaten/kota
4 O2SN Tingkat Provinsi Juni 2016 Ditentukan provinsi
5 O2SN Tingkat Nasional Agustus 2016 Tk Nasional – Jakarta

Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP tahun 2016 meliputi 9 (sembilan) cabang yaitu :
  1. Atletik :a. Trilomba perorangan putra dan putri., b. Trilomba beregu putra dan beregu Putri ( tiap regu terdiri dari dua orang Trilomba (lari 60 m, lompat jauh dan lempar/tolak peluru). Setiap peserta wajib mengikuti seluruh nomor trilomba yang dilombakan.
  2. Renang Perorangan putra dan putri. Nomor : 50 m dan 100 m gaya bebas, 50 m gaya punggung, 50 m dan 100 m gaya dada, 50 m gaya kupu-kupu. Setiap peserta diwajibkan mengikuti minimal 1 (satu) nomor, maksimal 3 (tiga) nomor.
  3. Bola Voli Nomor: beregu putra dan beregu putri (tiap regu 6 inti + 1 cadangan)
  4. Bulutangkis Nomor : tunggal putra dan tunggal putri, serta ganda campuran
  5. Karate Perorangan putra dan putri Nomor : kata perorangan putra dan putri Nomor : kumite perorangan bebas putra dan putri Kumite Putri : - 40 Kg + 40 Kg Kumite Putra : - 50 Kg + 50 Kg
  6. Pencak Silat Ada 8 nomor yang dipertanding dalam pencak silat terdiri dari: 1. Jurus Tunggal Putra dan Putri 2. Tanding Putra dan Putri : Kelas D Putra dan Putri : 39 – 42 Kg Kelas E Putra dan Putri : 42 – 45 Kg Kelas F Putra dan Putri : 45 – 48 Kg.
  7. Catur Perorangan putra dan putri Nomor : catur standar putra dan putri
  8. Tenis Meja Nomor yang dipertandingkan Tunggal Putra dan Tunggal Putri
  9. Sepakbola Cabang yang dipertandingkan adalah Sepakbola Putra


Peserta pertandingan olahraga yang dikirim wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut :
a. Juara terbaik tingkat provinsi dalam tingkat pertandingan sesuai cabang olahraga yang diikuti;
b. Peserta O2SN tahun 2015 masih bisa ikut serta dalam O2SN tahun 2016 apabila bukan peraih juara 1, 2 dan 3 serta masih aktif sebagai siswa SMP atau yang sederajat pada tahun ajaran 2015/2016;
c. Peserta berstatus dan masih aktif sebagai siswa SMP atau yang sederajat pada tahun ajaran 2015/2016 pada saat mengikuti lomba tingkat kab/ kota, provinsi dan tingkat nasional;
 d. Peserta bukan juara 1, 2 dan 3 POPNAS atau Kejurnas dan juara internasional untuk semua cabang olahraga dan nomor cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP);
e. Peserta O2SN bukan binaan dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP).
f. Juara terbaik dari tingkat lomba sesuai dengan cabang olahraga yang diikuti, dibuktikan dengan hasil seleksi dan surat keputusan (SK) dari pejabat yang berwenang pada tiap tingkatan lomba. a. Membawa STTB SD asli, raport asli dan akte kelahiran asli atau surat keterangan lahir asli beserta foto kopinya yang telah dilegalisir oleh kepala sekolah yang bersangkutan. b. Berkelakuan baik dan tidak terlibat penyalahgunaan obat terlarang dan minuman keras yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah. c. Dikirim oleh sekolah yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan kepala sekolah d. Peserta hanya mengikuti satu cabang lomba.

PEDOMAN OSN 2016

Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan salah satu wahana bagi siswa untuk menumbuh kembangkan semangat kompetisi akademik untuk mendorong keberanian bersaing secara sehat sekaligus untuk meningkatkan kemampuan akademik dalam bidang Matematika, IPA, dan IPS dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

Sasaran kegiatan OSN SMP Tahun 2016 adalah siswa SMP/MTs, SMP Terbuka, SD–SMP Satu Atap, MTs, baik negeri maupun swasta. 

Adapun Bidang lomba dalam OSN 2016 meliputi: 1. Matematika 2. IPA 3. IPS 


Bentuk Kegiatan dan Materi Lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP tahun 2016: Tingkat kabupaten/kota dan provinsi: seleksi dilakukan melalui tes tertulis (materi soal disiapkan oleh Direktorat Pembinaan SMP). Sedangkan Tingkat nasional: seleksi dilakukan melalui tes teori untuk Matematika, tes teori dan eksperimen/ praktikum untuk IPA dan IPS.


Waktu Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP tahun 2016

1 Seleksi tingkat sekolah Februari 2016 Sekolah

2 Lomba tingkat kabupaten/ kota Maret 2016 Ibu kota kabupaten/ kota

3 Lomba tingkat provinsi April 2016 Ibu kota provinsi
4 Lomba tingkat nasional 16-21 Mei 2016 Palembang, Sumatera Selatan 

Persyaratan Peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP tahun 2016 terbuka untuk siswa SMP, SMP Terbuka, SD-SMP Satu Atap, MTs, baik negeri maupun swasta yang berkewarganegaraan Indonesia dan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Tidak pernah terdaftar sebagai peserta OSN tingkat nasional tahun sebelumnya yang diselenggarakan oleh Kemdikbud.
  2. Terdaftar sebagai siswa SMP/MTs atau yang sederajat, duduk di kelas VII atau kelas VIII pada saat mengikuti lomba di tingkat kabupaten/kota. Saat mengikuti lomba tingkat provinsi maupun nasional masih berstatus sebagai peserta didik SMP/MTs atau sederajat dan sekurang-kurangnya telah mengikuti proses belajar mengajar selama satu semester di sekolah tersebut, dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah.
  3. Memiliki nilai rapor sejak semester pertama serendah-rendahnya 7,5 (tujuh koma lima) untuk bidang lomba yang akan diikuti.
  4. Berkelakuan baik dan tidak terlibat penyalahgunaan obat terlarang dan minuman keras, yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah. 
  5. Dikirim oleh sekolah yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan kepala sekolah.
  6. Peserta hanya berhak mengikuti satu bidang lomba. 
Download Juklak/Pedoman OSN 2016 

Download juga Silabus OSN 2016

Popular Posts

Pendidikan Sepanjang Hayat

Eksistensi manusia memerlukan sebuah proses untuk mencapai tujuannya dengan sebuah media yang disebut pendidikan. Manusia dianjurkan menuntut ilmu yang berguna sepanjang hayatnya, karena derajat orang berilmu sedikit lebih tinggi dari pada orang-orang beriman. Akan lebih baik jika keduanya ada digenggamanmu. Muara Tebo, 19 Maret 2016